JALAN PINTAS TERMAHAL DI DUNIA

Terusan Panama termasuk salah satu karya bangunan termahal di dunia. Seberapa besar jasa kanal yang menguras sekitar AS $ 387 milliar serta nyawa ribuan manusia itu? Inilah kisah suatu bencana yang berubah menjadi karya dunia yang mengagumkan dan sarat dengan kenekatan, korupsi  serta kebangkrutan.

Benua Amerika yang panjangnya 15.000 Km itu menjadi penghalang yang sangat mengganggu bagi kapal laut yang hendak menyeberang dari samudra Atlantik menuju samudra Pasifik. Kapal itu mesti ngalang melewati Cape Horn di ujung selatan benua. Itu dulu perjalanan memuakkan memutari Cape Horn itu mula mula diawali ketika terjadi perburuan emas besar besaran pada 1848 di California, juga ketika AS mencaplok daerah daerah pantai Pacifik. Bayangkan sebuah kapal layar cepat dari New York dipantai Timur AS paling tidak butuh waktu 3 bulan untuk sampai di San Francisco di pesisir Barat AS. Apalagi kalau pakai kendaraan darat. Orang patut bersukur setelah semua kendala itu teratasi dengan adanya Terusan Panama yang membelah tanah genting sepanjang sekitar 60 Km. Sebuah daratan terpendek di Panama yang memisahkan kedua samudra raya itu. Penakluk Spanyol, Vasco Nunes de Balboa, orang Eropa pertama yang melintasi tanah genting itu pada 1513. Ia melaporkan dengan antusias betapa pendeknya daerah yang bisa dijadikan “Jembatan Daratan” itu. Temuan itu diajukan pada Raja Spanyol, Philipp II (1556 – 1598) dan menganjurkan kalau daratan itu bisa dimanfaatkan sebagai kanal. Namun Raja menolak dengan 2 alasan Pertama dalam menghadapai pesaing Inggris dan Portugis penghalang itu justru diperlukan. Kedua kalau tuhan menghendaki adanya jalan pintas tentunya sudah dibuatnya. Pembangunan jalur kereta api melewati tanah genting itu di kemudian hari lumayan memecahkan masalah. Lagi