BUKHARA Kota Ilmu Pengetahuan

Tinggalkan komentar


”Gudang lmu Pengetahuan!” Begitu sastrawan besar Iran, Ali Akbar Dehkhoda menjuluki Bukhara — salah satu kota penting dalam sejarah peradaban Islam. Penyair Jalaludin Rumi pun secara khusus menyanjung Bukhara.

Bukhara

Bukhara Kota Ilmu Pengetahuan

Menurut syair kepahlawanan Iran, kota Bukhara dibangun oleh raja Siavush anak Shah Kavakhous, salah satu Shah dalam cerita dongeng Iran yang berasal dari Dinasti Pishdak. Secara resmi, kota itu berdiri ada sejak tahun 500 SM di wilayah yang kini disebut Arq. Namun, oasis Bukhara telah didiami manusia mulai tahun 3000 SM, yakni semasa zaman perunggu.

Wilayah Bukhara, sejak 500 SM sudah menjadi wilayah kekuasaan Kekaisaran Persia. Seiring waktu, Bukhara berpindang tangan dari satu kekuasaan ke kekuasaan lainnya, seperti Aleksander Agung, kekaisaran Hellenistic Seleucid, Greco-Bactaian, dan Kerajaan Kushan.

Selama masa itu, Bukhara menjadi pusat pemujaan Anahita. Dalam satu putaran bulan, penduduknya biasa merayakan ritual ibadah dengan mengganti berhala yang sudah usang dengan berhala yang baru. Sebelum Islam menaklukan wilayah itu, penduduk Bukhara adalah para penganut agama Zoroaster yang menyembah api.

Kehidupan penduduk Bukhara mulai berubah ketika tentara Islam datang membawa dakwah. Pada akhir tahun 672, Ziyad bin Abihi menugaskan Miqdam Rabi’ bin Haris berlayar dari Irak menuju daerah Khurasan. Miqdam berhasil menaklukan wilayah itu sampai ke Iran Timur. Setelah Ziyad meninggal, Mu’awiyah, Khalifah Bani Umayyah memerintahkan Ubaidillah bin Ziyad untuk menaklukan Bukhara Lagi

Pantai KALI ULUH surga Surfing yang tersembunyi

6 Komentar


PANTAI KALI ULUH

Ah …. ! rasanya dah lama aku ndak mengupdte blog ini terutama untuk artikel yang satu ini, sebuah artikel yang menampilkan beberapa foto – foto di sebuah desa kawasan pantai di wilayah kecamatan Kebonagung, nama desanya cukup simple dan mungkin punya arti tersendiri bagi para penduduknya “ KLESEM” itulah nama desanya dan “Pantai KALI ULUH“ sebagai nama pantainya.

Pantai Kali Uluh sebenarnya menyimpan banyak potensi yang sangat bisa diandalkan terutama yang sampai saat ini masih belum maksimal  dikelola oleh pemerintah setempat  yaitu yang berkaitan obyek pariwisata pantai terutama kaitannya dengan olah raga Surfing, kenapa …..? karena wilayah itu berbatasan langsung dengan samudra Hindia, otomatis ombak yang setiap hari berdebur ke pantai yang untuk beberapa orang mungkin menakutkan, tetapi bagi pecinta olah raga surfing dapat menjadi surga tersendiri yang sangat mengasyikkan. Saya sendiri baru beberapa kali ke pantai itu dan kebetulan waktu itu (dah lupa kapan harinyaa …! ) berbarengan dengan kegiatan sekolah dan kebeneran juga ada  beberapa turis asing yang sedang bawa peralatan surfing, tampaknya mau berselancar tapi karena kondisi ombak pas saat itu tidak begitu besar mereka hanya duduk santai di pinggir pantai dan bahkan beberapa dari mereka sempet foto- foto bareng temen saya.

Lagi

%d blogger menyukai ini: