Khasiat Ubi jalar untuk meningkatkan kadar trombosit darah

Salah satu penyakit yang dapat membuat trombosit menurun adalah Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti nyamuk rumahan yang biasanya menyerang pada siang hari. Kadar trombosit yang normal adalah 200.000 – 400.000 / uL.
Gigitan nyamuk Aedes aegypti mengandung virus dengue yang masuk ke tubuh manusia menyerang monosit salah satu tipe sel darah putih yang berperan membangun kekebalan tubuh. Jika jumlah trombosit berkurang, mudah terjadi pendarahan, bahkan kematian. Penderitapun mengalami renjatan atau syok. Syok akibat merosotnya jumlah trombosit perlu sesegera mungkin ditangani itu kunci untuk menghindari kematian. Konsumsi garam isotonic atau ringer asetat melalui infus hanya mengganti volume plasma yang hilang. Bukan mengobati penyakit utama trombostapenia alias gangguan fungsi trombosit. Salah satu tanaman herbal yang biasa mendongkrak trombosit adalah daun ubi jalar (Ipamoea batatas). Hasil riset Dr. Shahidul Islam, peneliti dari Universitas Arkansas, Amerika Serikat, menunjukan setiap 100 gram daun ubi jalar segar mengandung 117mg kalsium, 1,8mg besi, 3,5mg karoten. Selain itu juga mengadung 7,2 mg vitamin C, 1,6mg vitamin E, dan 0,5mg vitamin K, vitamin B, betakaroten, serta protein. Selengkapnya